Welcome to My Blog

Rabu, 06 April 2011

10 Merk Indonesia yang Dikira Merk Luar Negeri

http://i655.photobucket.com/albums/uu276/dora343/givi6.jpg

Mari gunakan produk-produk Indonesia untuk menyatakan bahwa kita cinta Indonesia! Dengan mencintai produk-produk dalam negeri, kita turut serta dalam melindungi industri dalam negeri!

Berikut ini adalah merk-merk asli Indonesia yang sering dikira merk luar negeri :

1. Maspion


Iklan Maspion terkenal dengan ungkapan ”Cintai produk-produk Indonesia!”. Maspion memang perusahaan lokal yang terkenal dengan produk alat-alat elektronik keperluan rumah tangga mulai dari setrika, blender, kipas angin sampai AC. Perusahaan yang berpusat di Surabaya ini memulai bisnisnya dari tahun 1960 dengan menghasilkan berbagai macam peralatan rumah tangga.

Polygon



Pasti Anda kenal dengan merek sepeda yang satu ini. Mulai dari sepeda gunung, sepeda mini, sepeda BMX, sampai sepeda lipat bisa dibuat oleh pabrik sepeda yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur ini. Soal kualitas, jangan meragukan, banyak pengguna biasa sampai komunitas penggemar sepeda memakai produk lokal ini. Harga sepeda hasil produksi Polygon bisa mencapai 10 juta!

Polytron



Mungkin saja di rumah kita punya TV, radio tape atau alat elektronik lain bermerk Polytron. Ini ternyata produk Indonesia! Perusahaan yang punya pabrik di Kudus dan Semarang ini bisa dibilang sudah terjamin kualitasnya! Soalnya sudah sejak tahun 1970-an membuat televisi, dengan kualitas yang tidak kalah dibandingkan produksi luar negeri

Byon



Perkembangan teknologi ternyata nggak membuat bangsa kita jadi penonton. Byon ikut hadir meramaikan tren komputer notebook. Dengan harga jual yang lebih murah, Byon bukan produk asal-asalan. Melainkan punya konsep yang cukup unik, yaitu komputer notebook yang bisa di-upgrade seperti komputer desktop. Kehadiran Byon membuktikan bangsa kita juga mampu membuat produk berteknologi tinggi.

Lea



Walaupun merknya berbau Amerika, tapi sebenarnya ini produk Indonesia! Soal model dan kualitas, pasti sering kita lihat sendiri kalau Lea tidak pernah minder berdiri sejajar dengan jenis merk-merk lainnya di mall manapun. Walaupun tampilannya memang seperti produk impor.

Tomkins



Mulai dari sepatu olahraga, sepatu bola, sampai sepatu futsal, tersedia dalam merk ini. Soal ukuran, dari dewasa sampai anak2 tersedia. Anda tidak perlu bingung soal penampilannya yang seperti produk impor, karena sepatu Tomkins memang produk lokal.

Bodypack dan Eiger





Kedua merk ini bernaung dalam satu induk perusahaan yang berpusat di Bandung. Kedua merk ini dikenal dengan produk tasnya. Bedanya Bodypack sekarang memfokuskan diri pada produk2 tas laptop dan tas gadget, sedangkan Eiger setia pada produk2 berbau kegiatan alam bebas. Kualitas Eiger memang sudah dikenal luas dikalangan penggiat alam bebas.

J.CO Donuts and Coffee



Tahun 2005, outlet pertama J.CO donuts and coffee dibuka di Supermall Karawaci. Sejak itu J.CO terus mengembangkan sayap di berbagai mall di Indonesia. Dengan mengandalkan racikan donat dan kopi berkualitas internasional, perusahaan lokal dengan rasa internasional ini terus berkembang. J.CO bahkan ada di Malaysia dan Singapura. Perusahaan ini dimiliki oleh Johnny Andrean.

CFC (California Fried Chicken)



Restoran ayam goreng ini namanya memang sangat khas Amerika. Padahal ini perusahaan lokal, California Fried Chicken pertama kali didirikan pada 13 Desember 1983, dengan nama California Pioneer Chicken. Tahun 1988 mengganti nama menjadi yang sekarang ini. Soal rasanya, tidak kalah dari restoran ayam asli Amerika!

Hoka Hoka Bento


Hoka Hoka Bento merupakan restoran yang menyajikan makanan Jepang, pertama kali didirikan dibawah naungan PT Eka Bogainti. Dengan restoran pertama berlokasi di Kebun Kacang, Jakarta. Walaupun kelihatan seperti produk luar negeri, tapi ternyata Hoka Hoka Bento produk lokal Indonesia! Kualitas makanannya tidak kalah dari makanan Jepang yang asli!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar